Skip to content
Home » Wujudkan Inisiatif Sociopreneur, HIPMI Kota Yogyakarta Luncurkan Fun Hostel Malioboro: Penginapan Terjangkau Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Wujudkan Inisiatif Sociopreneur, HIPMI Kota Yogyakarta Luncurkan Fun Hostel Malioboro: Penginapan Terjangkau Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

  • Event

YOGYAKARTA, INDONESIA – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Yogyakarta resmi meluncurkan Fun Hostel Malioboro, sebuah proyek percontohan akomodasi ramah kantong yang mengusung konsep sociopreneur. Terletak di kawasan strategis penyangga Malioboro, kehadiran hostel ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara HIPMI, Pemerintah Kota Yogyakarta, dan warga lokal untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus ekonomi kerakyatan.

Fun Hostel Malioboro hadir dengan tawaran harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp75.000, menyasar segmentasi wisatawan backpacker yang mendominasi kunjungan ke Yogyakarta. Namun, lebih dari sekadar penginapan, proyek ini merupakan implementasi dari visi sociopreneurship di mana pengelolaan operasionalnya melibatkan masyarakat sekitar dan didampingi langsung oleh para pengusaha muda dari HIPMI.

Kolaborasi Strategis dan Inovasi Lokal
Peluncuran ini turut didukung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam berbagai kesempatan, pihak Pemkot melalui tokoh-tokoh terkait seperti Wawan Harmawan menekankan pentingnya konsep living with local. Program ini sejalan dengan komitmen “One Village One Sister Company” yang diinisiasi untuk mengangkat potensi kampung-kampung di sekitar Jalan Mataram dan Suryatmajan yang selama ini belum tergarap optimal.

Ketua BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Syaiful Uyun, menyatakan bahwa Fun Hostel Malioboro adalah wujud nyata kontribusi pengusaha muda dalam membangun ekonomi daerah. “Harapannya pilot project ini bisa menjadi bola salju yang memberikan efek karambol. Kami ingin meluncurkan lebih banyak hostel serupa di berbagai lokasi di Yogyakarta guna memberdayakan aset warga yang belum produktif menjadi unit bisnis yang menguntungkan,” ujarnya.

Dampak Ekonomi dan Masa Depan Wisata
Melalui Fun Hostel, HIPMI Kota Yogyakarta memberikan pendampingan intensif dari sisi manajemen keuangan, standarisasi layanan, hingga strategi pemasaran digital. Tujuannya adalah agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama dalam industri pariwisata.

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Taufik Hidayat, menambahkan bahwa organisasi berkomitmen untuk terus membekali masyarakat dengan pemahaman bisnis yang kuat. Dengan sinergi yang solid, Fun Hostel Malioboro diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan di Yogyakarta dan mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar lokasi penginapan.

HIPMI Kota Yogyakarta optimis bahwa model bisnis sociopreneur seperti Fun Hostel akan menjadi fondasi baru bagi kemandirian ekonomi masyarakat perkotaan di era modern.